![]() |
| Bupati Fadeli Melihat Perkutut yang diLombakan |
Berita
Lamongan Online-Mungkin masih banyak masyarakat Lamongan yang belum
mengetahui, bahwa maskot atau fauna identitas Kota Soto ini adalah
Burung Puter. Agar lebih tersosialisasi, burung dengan nama latin
Streptopelia
decaocto ini,
Minggu (2/6) dilombakan di Alun-alun Kota Lamongan.
Bupati
Fadeli bersama Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) juga mengikutkan
burung puter mereka dalam lomba tersebut. Selain burung puter, juga
dilombakan ratusan burung berkicau jenis lainnya. Pesertanya bukan
hanya dari Lamongan, namun juga dari berbagai daerah di Jatim.
“Lamongan
ini sebenarnya sudah punya maskot, yaitu Burung Puter. Saya minta ini
terus disosialisasikan melalui kegiatan semacam ini sehingga
benar-benar menjadi identitas daerah, “ ucap Fadeli saat membuka
lomba.
Di
tempat yang sama, juga dilangsungkan lomba dan pameran bonsai.
Sebanyak 224 bonsai dari berbagai daerah di Jatim seperti Surabaya,
Nganjuk, Sidoarjo dan Madura tercatat mengikuti event tahunan ini.
“Burung
berkicau dan budidaya bonsai ini adalah bagian dari ekonomi kreatif
yang membawa efek ekonomi di bidang lainnya. Seperti pembuat pot,
pembuat sangkar burung dan penjual makanan burung, “ imbuh Fadeli.
Setiap
kabupaten di Jatim sudah memiliki maskot tersendiri. Seperti Kota
Malang dengan Burung Manyar, Kota Surabaya yang sudah terkenal dengan
makot Buaya dan Kabupaten Madiun dengan Burung Jalak Putihnya.
Sedangkan Burung Jalak Hitam dijadikan maskot Kabupaten Tuban,
Bojonegoro menggunakan Merak Hijau sebagai maskot dan Kutilang Gunung
menjadi maskot Kabupaten Blitar.
Menurut
panitia lomba bonsai, Kemal, ada tiga kelas yang dilombakan. Yakni
sebanyak 128 bonsai di kelas regional, 39 bonsai kelas prospek dan 57
bonsai kelas BSC (Bonsai School Center) Lamongan. Salah satu bonsai
yang masuk the best ten adalah pohon bonsai Landepan milik
Dateng.(Zen)

0 komentar:
Posting Komentar