Berita Lamongan Online-Keinginan para pengurus dan jajaran manajemen untuk bisa melihat Angel Alfredo Vera, melatih skuat Persela Lamongan dalam waktu dekat, tampaknya harus ditahan terlebih dahulu. Hal itu dikarenakan, lisensi pelatih berkebangsaan Argentina tersebut sampai kini masih terus diverifikasi oleh PT Liga Indonesia, selaku operator dari Indonesia Super League (ISL), kompetisi yang diikuti oleh Persela.
Hal itu diungkapkan oleh manajer Persela Debby ‘Iwan’ Kurniawan. Ia mengatakan, pihaknya terus bersabar dan tetap menanti keputusan dari PT Liga, meski pihaknya sudah menyatakan deal secara lisan dengan Alfredo.
"Perekrutan Alfredo ke Persela terus diproses, mudah-mudahan jadi. Sejauh ini, PT Liga Indonesia masih melakukan verifikasi, terkait apakah lisensi A kepelatihan yang dimiliki Alfredo sudah sesuai dengan ketetapan AFC (Asian Football Confederation) atau tidak,” tutur pria yang akrab dipanggil Iwan tersebut kepada GOAL.com Indonesia.
Alfredo sendiri, bisa dikatakan bukan sosok baru bagi Persela. Sebab ketika tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut diarsiteki Subangkit, Alfredo menemani Subangkit sebagai asisten pelatih. Dikabarkan, Alfredo mendapatkan lisensi A kepelatihan dari negara asalnya Argentina, yang memiliki standar beda dengan AFC. Inilah yang menjadi ganjalan, dan berlarut-larutnya proses verifikasi.
"Verifikasi masih terus intens dilakukan oleh PT Liga. Kami sendiri, sampai saat ini terus melakukan komunikasi dengan PT Liga terkait hal itu,” terangnya.
Disinggung mengenai deadline, kapan verifikasi status kepelatihan Alfredo mencapai batas akhir? Iwan belum bisa mengutarakannya. Yang jelas, manajemen Persela masih menunggu dan berharap, agar verifikasi ini lancar dan Alfredo bisa secepatnya mengarsiteki tim yang ber-home base di Stadion Surajaya tersebut.
"Mengenai deadline, mudah-mudahan semuanya dapat berjalan lancar dan cepat beres. Kami semua berharap, Alfredo dapat segera datang dan melatih tim,” kata Iwan.
Sepeninggal Gomes de Oliveira yang didepak dari kursi pelatih kepala, Persela memang menunjuk Didik Ludiyanto yang sebelumnya menjabat asisten pelatih sebagai pelatih caretaker. Namun, Didik tidak bisa seterusnya menjadi arsitek utama di Persela, lantaran PT Liga Indonesia sudah membuat ketetapan, bila semua kontestan ISL wajib memakai sosok pelatih kepala dengan lisensi minimal A.
Didik sendiri sampai saat ini, masih mengantongi lisensi B kepelatihan. Faktor ini pula, yang sempat membuat PT Liga Indonesia melayangkan teguran kepada Persela beberapa waktu lalu. Dan lantas disambut respon positif dari manajemen, dengan mendaftarkan nama Alfredo ke PT Liga Indonesia, sebagai sosok calon pelatih kepala.
Hal ini berbeda dengan pernyataan assiten Manager Persela Yurohnur Effndi yang sebelumnya, pernah mengatakan, bila nama Alfredo sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia. Dan Alfredo sendiri, sudah mencapai kesepakatan secara lisan dengan manajemen Persela.
“Sudah kami daftarkan ke PT Liga, tinggal menunggu hasil verifikasi dan pengesahannya saja. Alfredo juga ikut ke Jakarta, mengurusi hal ini. Tak asal comot, tapi pemilihan Alfredo memang sudah kami pikirkan matang-matang,” ungkap Yuhronur kala itu.
Saat ini, Persela masih tertahan di peringkat ke-13 di klasemen sementara. Laskar Joko Tingkir masih mengemas 24 poin dari 21 kali pertandingan, hasil dari enam kali menang, enam kali imbang, dan sembilan kekalahan.(gol.com/beritalamoganonline)
Hal itu diungkapkan oleh manajer Persela Debby ‘Iwan’ Kurniawan. Ia mengatakan, pihaknya terus bersabar dan tetap menanti keputusan dari PT Liga, meski pihaknya sudah menyatakan deal secara lisan dengan Alfredo.
"Perekrutan Alfredo ke Persela terus diproses, mudah-mudahan jadi. Sejauh ini, PT Liga Indonesia masih melakukan verifikasi, terkait apakah lisensi A kepelatihan yang dimiliki Alfredo sudah sesuai dengan ketetapan AFC (Asian Football Confederation) atau tidak,” tutur pria yang akrab dipanggil Iwan tersebut kepada GOAL.com Indonesia.
Alfredo sendiri, bisa dikatakan bukan sosok baru bagi Persela. Sebab ketika tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut diarsiteki Subangkit, Alfredo menemani Subangkit sebagai asisten pelatih. Dikabarkan, Alfredo mendapatkan lisensi A kepelatihan dari negara asalnya Argentina, yang memiliki standar beda dengan AFC. Inilah yang menjadi ganjalan, dan berlarut-larutnya proses verifikasi.
"Verifikasi masih terus intens dilakukan oleh PT Liga. Kami sendiri, sampai saat ini terus melakukan komunikasi dengan PT Liga terkait hal itu,” terangnya.
Disinggung mengenai deadline, kapan verifikasi status kepelatihan Alfredo mencapai batas akhir? Iwan belum bisa mengutarakannya. Yang jelas, manajemen Persela masih menunggu dan berharap, agar verifikasi ini lancar dan Alfredo bisa secepatnya mengarsiteki tim yang ber-home base di Stadion Surajaya tersebut.
"Mengenai deadline, mudah-mudahan semuanya dapat berjalan lancar dan cepat beres. Kami semua berharap, Alfredo dapat segera datang dan melatih tim,” kata Iwan.
Sepeninggal Gomes de Oliveira yang didepak dari kursi pelatih kepala, Persela memang menunjuk Didik Ludiyanto yang sebelumnya menjabat asisten pelatih sebagai pelatih caretaker. Namun, Didik tidak bisa seterusnya menjadi arsitek utama di Persela, lantaran PT Liga Indonesia sudah membuat ketetapan, bila semua kontestan ISL wajib memakai sosok pelatih kepala dengan lisensi minimal A.
Didik sendiri sampai saat ini, masih mengantongi lisensi B kepelatihan. Faktor ini pula, yang sempat membuat PT Liga Indonesia melayangkan teguran kepada Persela beberapa waktu lalu. Dan lantas disambut respon positif dari manajemen, dengan mendaftarkan nama Alfredo ke PT Liga Indonesia, sebagai sosok calon pelatih kepala.
Hal ini berbeda dengan pernyataan assiten Manager Persela Yurohnur Effndi yang sebelumnya, pernah mengatakan, bila nama Alfredo sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia. Dan Alfredo sendiri, sudah mencapai kesepakatan secara lisan dengan manajemen Persela.
“Sudah kami daftarkan ke PT Liga, tinggal menunggu hasil verifikasi dan pengesahannya saja. Alfredo juga ikut ke Jakarta, mengurusi hal ini. Tak asal comot, tapi pemilihan Alfredo memang sudah kami pikirkan matang-matang,” ungkap Yuhronur kala itu.
Saat ini, Persela masih tertahan di peringkat ke-13 di klasemen sementara. Laskar Joko Tingkir masih mengemas 24 poin dari 21 kali pertandingan, hasil dari enam kali menang, enam kali imbang, dan sembilan kekalahan.(gol.com/beritalamoganonline)

0 komentar:
Posting Komentar